Dak Bondek atau Bondex (Pelat Baja Gelombang)

Metode pelat baja gelonbang atau bondeck yang disebut juga dengan floordecking ini pun menghemat pemakaian beton sebanyak 17-25% (tergantung tebal pelat lantai yang dibuat). Pada struktur beton, pelat ini dicor ke balok atau dinding, sedangkan di struktur baja, pelat diletakan diatas rangka dan dilas. Tiang perancah masih diperlukan saat pemasangan, namun lebih sedikit bila dibandingkan dengan dak konvensional. Pelat baja dijual dalam bentuk lembaran. Material ini terbuat dari baja yang dilapisi galvanis. Bentuknya lembaran setebal 0,75 mm - 1 mm, dengan panjang bisa disesuaikan pesanan tapi panjang maksimum yang dianjurkan adalah 12 m dan lebar 1 m. Material ini berbentuk lembaran bergelombang dengan emboss pada permukaanya. Bentuk gelombang ini berfungsi sebagai tulangan positif satu arah yang memberikan kekuatan, serta memberikan sifat monolit yang baik antar panel dengan beton.



Pemasangan
Pemasangannya langsung digelar diatas balok beton atau balok baja IWF. Di atas pelat bondeck dipasangi besi beton dua baris di bagain bawahnya, sedangkan bagian atas tidak. Pemasangan pelat bondeck yang menempel di balok baja harus dibuatkan besi penghubung (shear connector). Shear connector ini berfungsi untuk menyatukan dua benda yang berbeda karakteristik. Shear connector berdiameter 10 mm atau 12 mm dan dipasang dengan jarak 20-30 cm.


Keunggulan pelat baja ini adalah pemasanganya yang cepat karena berbentuk lembaran yang sudah jadi dan tinggal dipasang di tempat. Selain itu bahan ini juga dapat menutup area yang luas karena dapat langsung dipasang 2-3 bentang. Disini tidak lagi dibutuhkan bekisting. Namun demikian tiang penyangga sementara tetap diperlukan untuk mencegah panel melendut pada waktu beton masih basah. Tiang penyangga ini dapat dilepas setelah beton berumur 7-14 hari. Sementara lantai ini baru dapat diberikan beban secara penuh setelah beton berumur 28 hari. Bila dibandingkan cara konvensional, penggunaan bahan ini bisa menghemat volume beton sebesar 17-25%. Selain pemasanganya yang lebih cepat, material ini juga unggul karena memiliki tingkat ketahanan api mencapai 2 jam.
Penggunaan 
Pelat bondeck jarang dipakai untuk rumah tinggal bertingkat karena secara estetika kurang bagus dan harganyapun mahal. Pelat bondeck banyak dimanfaatkan untuk merenovasi bangunan ruko, pabrik, mushola, masjid dan kantor menjadi dua lantai hingga lebih. Namun, karena waktu pemasanganya relatif cepat, sistem ini juga layak diterapkan untuk membangun rumah bertingkat.

Kelebihan :
  • Pemasanganya cepat sehingga dapat menghemat biaya pemasangan karena tidak membutuhkan bekisting.
  • Menhemat biaya dibanding sistem dak beton konvensional karena menghemat volume beton hingga 17-25%.
  • Lebih tahan terhadap api dibanding dak konvensional.
  • Umumnya tidak diberi plafon sehingga mengurangi biaya pekerjaan plafon. 

Kekurangan :
  • Biayanya cenderung tinggi
  • Kurang estetik jika diberi plafon pada bagian bawahnya





Dak Baliton (Balok lantai beton)

Balok lantai beton (Baliton) merupakan salah satu produk beton pracetak yang semakin efesien. Modul beton tidak dibuat masif, melainkan berongga. Adanya rongga ini tidak mengurangi kekuatan beton, tapi justru meningkatkan daya dukungnya dan tentu bobot strukturnya jadi banyak berkurang. Terdapat tiga rongga, rongga yang ditengah bisa dimanfaatkan untuk utilitas seperti pemipaan. Tulangan dirangkaikan ke modul-modul dan dicor di tempat/pabrik.

Pemasangan baliton kombinasi

Dak baliton 

Bahan dari baliton 100% terbuat dari adonan bubur beton dengan perbandingan tertentu tanpa melalui proses pembakaran. Blok baliton dibuat dengan ukuran yang mudah diangkat oleh tenaga manual dan ukurannya hampir sama dengan ukuran keraton. Pemasangannya juga hampir sama, yaitu dirangkai atau disetel di bawah (tanah), kemudian dibawa ke atas. Setelah kering, lalu diangkat ke atas dan di cor bersamaan dengan pengecoran balok beton

Dak baliton 

Baliton dapat mengalami muai susut akibat cuaca sehingga membuat volumenya berubah. Oleh sebab itu, dianjurkan untuk menambahkan besi tulangan tambahan 2 arah atau wire mesh untuk mengatasi masalah muai susut tersebut. Tulangan ini diletakan pada bagian atas pelat baliton sebelum dicor. Besi untuk pengikat blok baliton hanya dua buah untuk setiap lonjoran baliton yang siap dipasang.



Saat pemasangan, baliton masih perlu tiang penyangga tapi tidak banyak, cukup 1 tiang dibagian tengah pelat untuk mencegah lendutan awal untuk bentangan 3-4 m. Hal ini menghemat sebanyak 80% penggunaan bekisting. Pengecoran lantai dilakukan setelah semua modul beserta tulangan muai susutnya terpasang. Tebal cor yang diperlukan rata-rata cukup 4-5 cm sehingga dapat menghemat 60% beton cor dibandingkan dak konvensional.

Penggunaan baliton bisa mempersingkat waktu yang dibutuhkan untuk membuat plat lantai bila dibandingkan dengan menggunakan beton konvensional. Bila menggunakan beton konvensional, plat lantai harus diberi bekisting untuk menahan cetakanya di seluruh bagian plat lantai. Sedangkan dengan baliton, anda tidak perlu menggunakan cetakan dan perancah dalam jumlah yang banyak. Perancah hanya perlu dipasang di kedua ujung tumpuan balok T. Karena keuntungan ini. Anda dapat membuat plat tanpa harus membongkar atap rumah keseluruhan terlebih dahulu. Untuk rumah berlantai 3, asalkan kolom dan balok struktur sudah selesai dibuat, maka baliton bisa dipasang secara bersamaan di lantai 2 maupun di lantai 3.

Pemasangan baliton

Kelebihan sistem dak baliton :
  • Biaya lebih murah dari pada pelat lantai beton cor dengan kekuatan setara.
  • Bobot lebih ringan sehingga mengurangi beban bangunan secara keseluruhan. (bobot mati hingga 180 kg/m2).
  • Ramah lingkungan
  • Pada saat pemasangan ridak dibutuhkan perancah, hanya membutuhkan sedikit tiang penyangga untuk mencegah lendutan awal sehingga menghemat biaya dan menghemat waktu pemasangan.
  • Tidak perlu alat bantu untuk mengangkat ke atas, cukup dengan tenaga manusia.
  • Berfungsi juga sebagai peredam suara dan panas
Kekurangan sistem dak baliton :
  • Belum beredar dipasaran, pemesananya harus menghubungi langsung produsenya.


Dak Keraton (Keramik Kompisit Beton), Bata untuk ngedak

Dulu orang membuat dak atau plat lantai dari campuran semen dan pasir, kini  ada cara yang lebih praktis yaitu keraton yang merupakan singkatan keramik komposit beton. Di luar negeri, Keraton biasanya disebut dengan ceiling brick (bata untuk plafon).

 Keraton, bata untuk dak

Bentuk bahan keraton menyerupai batu bata tapi bagian tengahnya berlubang-lubang. Lubang ini bukanlah sembarang lubang, melainkan konstruksi yang sudah dihitung dengan tepat sehingga membuat bahan ini kuat untuk digunakan sebagai plat lantai. Masing-masing merek memiliki bentuk lubang yang berbeda-beda. Keraton yang baik adalah campuran lempung yang dipanasi sampai diatas 1000°C.
Pemasangan keraton pada dak atau plat lantai

Dengan ukuran sekitar 25cm (p) x 20cm (l) x 12cm (t), keraton dipasang dengan cara disusun hingga membentuk satu rangkaian berbentuk panjang, dengan bentangan maksimum 4 meter. Antara balok yang satu dengan yang lain direkatkan menggunakan adukan semen dan pasir 1 : 3. Produsen juga telah menyediakan keraton dalam ukuran 1/2 untuk di ujung, sehingga orang tidak perlu memotong.
Setelah jadi sejumlah rangkaian, baru keraton di pasang ditempatnya. Rangkaian yang satu direkatkan dengan rangkaian yang lainnya menggunakan campuran semen yang diberi tulangan (jadi tulanganya searah). Kemudian setelah pelat lantai jadi, tinggal diberi acian, dan dipasangi keramik. Inilah yang membuat keraton lebih praktis dan cepat ketimbang proses pengecoran. Membuat plat lantai dengan keraton menghemat biaya 30% dibandingkan dengan pekerjaan mengecor beton. Hal ini karena keraton tidak membutuhkan bekisting dan hanya sedikit menggunakan tulangan.

Selain itu karena pemasanganya mudah dan tenaga yang dibutuhkan juga lebih sedikit. Orang bisa membuat satu rangkaian dengan bentangan 4 meter dalam waktu 20-30 menit. Sekalipun bobotnya 40% lebih ringan dari beton cor dan pemasanganya lebih cepat, keraton memiliki kuat tekan yang kurang lebih sama dengan beton cor yaitu 350kg/m². Produsen menyediakan keraton dengan dengan ketebalan 10cm dan 12cm. Untuk setiap 1m² dibutuhkan 18 buah keraton.



loading...

Cari

Translate

Arsip Blog

loading...

Post Unggulan

Dak Bondek atau Bondex (Pelat Baja Gelombang)

Post Populer