Kaca Warna (Tinted Glass)



Aplikasi kaca warna pada eksterior bangunan

Masyarakat awam menyebut kaca ini dengan sebutan kaca rayben, untuk kaca berwarna hitam. Istilah teknisnya adalah tinted glass. Untuk memberikan warna, kaca polos (kaca float) dilapisi dengan lembaran warna yang terbuat dari campuran logam. Kaca warna memiliki beberapa sifat yakni berdaya serap terhadap sinar matahari hingga 55%, sehingga mengurangi beban pendingin ruangan dan menjaga privasi penghuninya. Untuk menambah tingkat kegelapannya, Kaca rayban bisa dilapisi sampai beberapa kali. Semakin tebal kaca maka makin gelap warna yang dihasilkan dan tingkat penyerapan panas matahari akan semakin tinggi, dan sebaliknya. Kaca rayban tidak hanya berwarna hitam, tetapi juga biru gelap, biru kehijauan, abu-abu gelap, tembaga dan hijau gelap.

Aplikasi kaca warna pada interior bangunan

Pada produk Asahimas dikenal dengan istilah Kaca panasap (panasap glass)Kaca panasap merupakan kaca float yang diberi warna dengan menambahkan sedikit logam pewarna seperti kobalt, besi, silenium dan sebagainya pada bahan baku kaca. Kaca panasap mampu menyerap 55% panas matahari, sehingga akan megurangi beban pendingin ruangan dan memberikan rasa nyaman pada penghuni bangunan. Dengan warna kaca tersebut, maka sifat tembus pandang kaca menjadi rendah, sehingga memberikan kebebasan privasi bagi penghuni bangunan. Warna yang tersedia pada kaca panasap adalah blue green, dark blue, euro grey, dark grey, bronze dan green.

Kaca panasap, produk Asahimas

Kaca jenis ini dapat digunakan baik untuk eksterior maupun interior bangunan, baik untuk pintu dan jendela, maupun pada curtain wall. Ketebalan kaca yang banyak digunakan adalah 8mm atau 10mm, disesuaikan dengan  bentang kaca dan tergantung dari hasil perhitungan beban angin.







Kaca Cermin (One Way)

Kaca cermin atau kaca reflektif adalah jenis kaca polos yang salah satu bagian mukanya diberi lapisan oksida logam, melalui proses pyrolisis sehingga pada salah satu sisinya akan terlihat mengilap dan tampak seperti cermin. Sisi ini mampu memantulkan cahaya dan mereduksi sifat tembus pandang (dari sisi luar). Sedangkan pada sisi lainya (dari sisi dalam) atau sebaliknya, terlihat transparan dan tembus pandang. Karena kaca ini akan terlihat  seperti cermin di satu sisi, tetapi terlihat transparan di sisi lainya. maka kaca ini  ini juga biasa disebut dengan kaca one way atau kaca satu sisi. Penggunaan kaca ini menyebabkan sinar matahari yang masuk ke bangunan dapat tereduksi sehingga sangat sesuai untuk anda yang menginginkan privasi tetap terjaga.

Aplikasi kaca one way pada pintu dan jendela utama

Pada produk Asahimas kaca ini disebut dengan istilah kaca stopsol. Dalam pembuatanya, kaca ini dilapisi dengan pelapis transparan tipis dari oksida logam (sebagai lapisan pemantul) melalui proses pyrolysis. Lapisan kaca reflektif ini dapat dilapiskan pada kaca clear maupun kaca panasap (warna) blue, dark blue, grey dan green. 

Tampak sisi dalam dan luar kaca one way

Kaca ini biasanya digunakan pada bukaan pintu atau jendela dinding luar, yang diharapkan berpenampilan mewah pada bangunan. Untuk bangunan bertingkat, terutama digunakan pada tipe dinding kaca eksterior (curtain wall).



Kaca Bening (Clear Glass)

Kaca ini juga sering disebut dengan kaca polos atau dalam istilah teknisnya adalah float glass. Kaca ini tidak berwarna, memiliki permukaan yang sangat bersih, rata dan bebas distorsi. Karena sifat kacanya yang tidak berwarna, jenis kaca ini memberikan tingkat transmisi yang tinggi (lebih dari 90%) serta memberikan bayangan yang sempurna. Kaca ini banyak digunakan untuk eksterior maupun interior bangunan, baik rumah tinggal maupun gedung bertingkat. Namun kaca ini tidak direkomendasikan untuk eksterior maupun interior bangunan, baik rumah tinggal maupun gedung bertingkat karena kemampuan menahan panas matahari yang rendah.

Kaca bening tampak eksterior

Kaca bening tampak interior

Kaca ini juga dapat digunakan untuk perabot rumah tangga, misalnya lemari, kaca meja, dinding dekorasi, akuarium, kaca etalase dan sebagainya. 

Ketebalan kaca bening yang banyak digunakan untuk rumah tinggal dan interior gedung umumnya 5 mm, 6mm dan 8mm tergantung bentangnya. Ketebalan ini dipilih sesuai dengan ukuran yang akan dibuat. Semakin besar ukuranya, maka sebaiknya menggunakan kaca yang tebal. 





Kaca Inlay/Kaca Crystal Diamond (Diamond Glass)

Kaca inlay terlihat seperti kristal dan memiliki tekstur yang rata dan licin. Proses pembuatanya sama seperti kaca patri bedanya terletak pada proses merangkai kaca. Pada kaca ini proses penyatuan menggunakan sinar laser. Karena tampilanya yang seperti kristal, penggunaan kaca ini akan membuat bangunan terlihat mewah. Kaca jenis ini sangat pas diterapkan pada rumah bergaya mediterania yang memiliki jendela-jendela lengkung.

Kaca inlay pada pintu

Tak kalah dengan kaca patri, inlay glass atau diamond glass juga bisa dimanfaatkan sebagai alternatif kaca dekoratif dalam hunian. Bahkan bagi sebagian orang, kaca ini dianggap memiliki tampilan yang lebih mewah dan elegan.

Kaca inlay dengan  pola susunan diamond

Berbeda dengan kaca patri, hasil seni yang satu ini diproses dari potongan kaca yang dirangkai menurut pola tertentu dan direkatkan dengan lem khusus, bukan disolder seperti kaca patri. Hasilnya kemudian dipanaskan dengan suhu tertetu sehingga merekat sempurna. Potongan kaca yang membentuk pola biasanya dijadikan bevel terlebih dulu sehingga diperoleh kesan 3 dimensi yang lebih indah dan mengilap seperti berlian. Yang dimaksud dengan bevel adalah proses pemotongan tepi kaca sehingga membentuk sudut yang landai (tidak tajam).

Seperti halnya kaca patri, inlay glass juga dapat diberi kaca pelindung tambahan yang dipasang pada bagain depan dan belakangnya. Kaca pelindung yang dipakai adalah tempered glass yang memiliki sifat tahan bentur. Dengan lapisan ini, jika terkena benturan yang sangat keras, inlay glass tidak akan pecah menjadi pecahan yang besar dan tajam, melainkan retak menjadi butiran yang sangat kecil. Selain itu, ia juga dapat meredam panas dan suara, serta lebih kuat.

Sebagai catatan, ketebalan inlay glass setelah diberi lapisan tempered glass mencapai 2,2 cm. Jika anda tertarik mengaplikasikanya, persiapkan kusen yang sesuai untuk ketebalan kaca ini. Anda bisa memilih kusen Alumunium maupun kusen kayu.

Kaca Es (Figured Glass), Kaca tak tembus pandang

Kaca es (ice glass) adalah kaca yang warnanya putih agak buram, karena itu sering disebut kaca susu. Warna seperti ini membuat kaca ini tak tembus pandang. Jika dipasang di jendela atau pintu, orang di dalam ruangan tidak dapat melihat ke luar dan sebaliknya orang dari luar tak bisa melihat ke dalam. Benda akan terlihat jika berada dekat sekali dengan kaca, itupun hanya berupa bayangan yang kabur. Keuntungan dari penggunaan kaca ini adalah kaca ini tetap meneruskan cahaya matahari ke dalam ruang. Jadi tak perlu khawatir ruangan akan gelap jika memakai kaca ini.

Kaca es sebagai partisi

Selain warna putih (white figured glass), kaca es juga tersedia dalam warna kuning, merah, dan hijau sehingga anda bisa memilih yang sesuai dengan suasana yang diinginkan. Kaca es warna putih akan menimbulkan kesan dingin dan sejuk, sehingga kaca ini cocok untuk rumah yang bernuansa minimalis. Sedangkan yang berwarna lain bisa menimbulkan kesan ceria.

Berbagai macam motif kaca es

Belum banyak memang yang menggunakan kaca ini sebagai kaca jendela. Padahal ada dua keuntungan yang bisa diperoleh jika menggunakan jendela berbahan kaca es ini. Ruangan jadi tampak beda, dan anda tak perlu membeli gorden untuk menghalangi pandangan.




Macam pilihan bahan pintu dan jendela

Saat ini banyak bermuncul aneka material yang ditawarkan sebagai alternatif bahan pintu dan jendela. Mungkin kayu masih menjadi pilihan utama untuk bahan pintu dan jendela karena memiliki keunggulan pada urat-urat dan tampilanya yang tidak bisa di tandingi material lainya. Namun saat ini bahan non kayu pun semakin beragam dan menawarkan kelebihan lain yang tidak dimiliki oleh bahan kayu. Tak hanya menawarkan kekuatan, kemudahan perawatan, harga kompetitif, namun juga tampilannya pun makin menarik dengan fleksibilitas yang memungkinkan dibentuk sesuai selera. 

Berikut ini adalah macam pilihan bahan pintu daan jendela yang bisa untuk dijadikan pertimbangan untuk rumah anda :

1. Pintu dan Jendela Kayu solid
Kayu solid sebagai bahan pintu dan jendela mempunyai keunggulan pada urat-urat dan tampilanya yang tidak bisa di tandingi material lainya. Namun kayu memiliki kekurangan yaitu tidak tahan rayap, mengalami muai susut, dan tidak tahan cuaca. Untuk kualitas kayu yang bagus relatif lebih mahal bahan mentahnya. Juga perlu finishing dan petawatan rutin yang membutuhkan biaya besar.  Kualitas kayu tergantung dari jenis kayu yang digunakan. Beberapa jenis kayu yang bisa digunakan sebagai bahan pintu dan jendela antara lain. Baca selanjutnya....

2. Pintu PVC
Pintu PVC (Poly Vinyl Chloride) atau yang sering disebut juga dengan pintu vinyl merupakan salah satu jenis bahan bahan plastik yang cukup kuat. Karena kekuatanya inilah ia sering digunakan sebagai material bangunan seperti lantai, pipa, pintu, kusen sampai atap. Bahan ini tidak akan berkarat dan lapuk, serta tidak disukai rayap. Sekalipun masuk dalam kategori plastik, bahan ini liat dan tidak mudah pecah. Malah yang menguntungkan, bobotnya sangat ringan, dan permukaanya pun mudah dibersihkan (cukup mengelapnya dengan kain halus yang dibasahi air). Baca selanjutnya...

3. Pintu dan Jendela uPVC
Bahan uPVC (Unplasticied Ply Vinyl Chloride) adalah Polyvinyl Chloride (PVC) yang diperkuat dengan proses yang dinamakan UnPlasticied sehingga akhirnya menjadi bahan yang kuat dan kaku (rigid) daripada PVC biasa. Material uPVC juga dipakai sebagai bahan pembuatan badan pesawat terbang. Baca selanjutnya...

4. Pintu dan Jendela Alumunium
Sekarang ini telah tersedia kusen alumunium yang tampilanya mirip kayu. motif jati, baik jati tua yang seratnya lurus-lurus dan jati muda yang seratnya agak melengkung, serta motif kayu pinus lengkap dengan mata kayunya. Karena pemberian motif ini diproses secara khusus, permukaan alumunium memiliki ketahanan yang lebih tinggi terhadap goresan, air asin, serta kelembaban. Material ini tidak akan lapuk, berjamur, atau mengalami muai susut yang mengakibatkan pintu seret seperti pada kayu. Selain itu, alumunium anti rayap. Baca selanjutnya...

5. Pintu Besi
Penggunaan pintu besi memang kurang populer dibandingkan dengan pintu material lainya. Bahkan ketika seseorang berencana membeli pintu, pikiran untuk membeli pintu besi tak pernah terlintas dibenaknya. Padahal, desain dan aplikasi pintu besi sudah jauh berkembang. Tak hanya diperuntukan buat garasi , pintu ini dapat diaplikasi sebagai pintu utama dan pintu pendukung lainya di rumah.

Bentuk dan desain pintupun sudah sangat beragam. Desainnya dikelompokan sesuai jenis pintu yaitu pintu polos, motif, double polos, double motif, garasi dan emergency. Begitu juga dengan pilihan warnanya, pintu ini tampil dalam balutan warna biru, abu-abu, putih, hijau, dan akrilik. Tak hanya tampil dalam balutan warna, pintu besi tampil dalam balutan motif kayu jati. Baca selanjutnya...

6. Kusen Pintu dari Beton
Dalam hal ini bahan material pintu adalah pada bagian kusennya saja yang terbuat dari bahan beton, sedangkan untuk daun pintunya bisa dikombinasikan dengan bahan lainya seperti kayu atau lainya Kekuatan struktur beton dalam menopang bangunan tidak diragukan lagi.  Kusen beton juga mudah dibentuk. Ukuran kusen pintu maupun jendelanya bisa dibuat standar atau tidak. Baca selanjutnya...

7. Pintu Plipit
Adalah pintu berrangka kayu dengan penutup terbuat dari papan kayu dengan penutup terbuat dari papan kayu yang disusun secara vertikal dan disusun sedemikian rupa sehingga kokoh. Konstriksi daun pintunya, secar garis besar terdiri dari rangka horisontal bagian atas (top rail), rangka horisontal bahiam tengah (lockrail) dan rangka horisontal bagian bawah (botom rail). Sedangkan rangka vertikal sisi engsel berfungsi sebagai rangka penggantung dan rangka vertikal sisi seberang nya berfungsi sebagai rangka penutup. Baca selanjutnya...

Demikianlah berbagai bahan pintu dan jendela yang dapat di dijadikan pilihan. Untuk memilihnya sesuaikan kebutuhan dengan mengenalinya dari kelebihan dan kekurangan masing-masing bahan.




Pintu Plipit, Pintu papan kayu polos

Barn door

Pintu plipit (Barn door) adalah pintu berangka kayu dengan penutup terbuat dari papan kayu dengan penutup terbuat dari papan kayu yang disusun secara vertikal dan disusun sedemikian rupa sehingga kokoh. Konstriksi daun pintunya, secar garis besar terdiri dari rangka horisontal bagian atas (top rail), rangka horisontal bahiam tengah (lockrail) dan rangka horisontal bagian bawah (botom rail). Sedangkan rangka vertikal sisi engsel berfungsi sebagai rangka penggantung dan rangka vertikal sisi seberang nya berfungsi sebagai rangka penutup.
Barn Door Style

Daun pintu plipit dapat hanya menggunakan rangka horisontal dan tidak menggunakan rangka vertikal. Rangka horisontal langsung berhubungan dengan papan-papan yang dipasang tegak berdiri. Sambungan papan ini menggunakan sistem sambungan papan melebar.

Daun pintu plipit tanpa rangka vertikal, akan lebih baik jika diberi penguat berupa rangka diagonal. Rangka diagonal boleh  hanya satu yang membentang secara diagonal dari sudut luar daun pintu mengarah pada engsel bawah pintu. Rangka diagonal ini juga bisa dimulai dari sudut luar daun pintu dan mengarah pada bagian tengah daun pintu. Kemudian pada titik yang sama ditambah rangka diagonal yang arahnya dari tengah menuju engsel bawah daun pintu.

Arah rangka ini dibuat agar daun pintu tidak turun dan menggesek lantai ketika pintu dibuka dan di tutup. Rangka diagonal tersebut terbuat dari kayu yang sama ukuranya dengan rangka horisontal dan vertikal tebal 2,5cm dan lebar 13cm.

Ada pula pintu plipit yang menggunakan rangka vertikal dan horisontal, yang dibuat mengelilingi daun pintu plipit tersebut. Rangka hirisontal dan vertikal menggunakan papan berukuran tebal 2,5cm dan lebar 13cm kecuali rangka horisontal bagian bawah yang berukuran 2,5cm dan lebar 20cm.

Ukuran pintu

Umumnya lebar daun pintu plipit 80cm. Tetapi bila pintu plipit berfungsi sebagai kamar mandi, lebar daun pintunya boleh 70cm. Lebar daun pintu plipit bisa lebih dari 80cm. Tetapi perlu diperhatikan gaya vertikal dipikul oleh papan-papan kayu, yang disalurkan melalui rangka horisontal, kemudian menuju engsel pintu. Lebar daun pintu plipit yang besar memberikan beban berat pada sambungan pasangan papan dan rangka horizontal. Akibatnya, pintu plipit ini akan mudah turun dan menggesek lantai.

Rangka diagonal dapat ditambahkan agar pintu tersebut tidak turun dan menggesek lantai. Bisa juga pintu menggunakan ukuran rangka horizontal. Vertikal, dan diagonal yang lebih besar. Namun, konsekuensinya pintu menjadi lebih berat.

Memasang pintu

Sama seperti pintu lainya, pintu plipit ini tetap menggunakan kusen  pintu yang telah diangkur ke dalam tembok. Kusen pintu bisa polos tanpa ornamen atau bisa juga diberi ornamen. Kusen puntu yang polos dan tanpa ornamen memberikan kesan sederhana dan ringan. Sedangkan kusen pintu berornamen memberikan kesan berat dan mewah. Untuk pintu plipit, lebih cocok bila menggunakan kusen tanpa ornamen, karena pintu jenis ini kesanya sederhana dan ringan.

Pada bagian atas kanan dan kiri kusen pintu terdapat telinga. Angkur besi berdiameter 16mm terletak 20cm di bawah telinga kusen. Fungsinya, agar kusen pintu dapat berdiri kokoh dan melekat erat pada dinding. Kusen tidak langsung berdiri di atas lantai, tetapi diangkat 15cm dari atas lantai. Tentu, terlebih dahulu kusen tersebut diberi angkur bawah.

Peletakan pintu plipit di ruang kering sebenarnya boleh dimana saja. Tetapi bila dibandingkan dengan pintu panel, pintu plipit sangat polos karena membiarkan struktur pintu terbuka dan terlihat. Karena itulah, biasanya pintu plipit diletakan di ruang-ruang servis seperti pintu gudang atau pintu area servis. Boleh-boleh saja pintu ini diletakan di kamar tidur, asalkan finishing dilakukan dengan cermat. Finishing pintu plipit dapat menggunakan pelitur atau cat. Tentunya permukaan daun pintu lebih dahulu diamplas sehingga terlihat lebih apik.

Mengingat material dari papan kayu, maka pintu jenis ini lebih baik menjauh dari air. Boleh-boleh saja pintu ini terletak di area lembab, tetapi lebih dahulu sisi daun pintu didalam kamar mandi diberi lapisan seng, agar pintu cukup tahan terhadap air.



Pintu dengan Kusen Beton

Dalam hal ini bahan material pintu adalah pada bagian kusennya saja yang terbuat dari bahan beton, sedangkan untuk daun pintunya bisa dikombinasikan dengan bahan lainya seperti kayu atau lainya.

Kekuatan struktur beton dalam menopang bangunan tidak diragukan lagi. Dari rumah sederhana hingga bangunan tingkat tinggi, kebanyakan menggunakan struktur beton sebagai konstruksi utamanya. Kelebihan inilah yang mendasari munculnya inovasi kusen pintu dan jendela dari material beton.
Pengaplikasian kusen beton pada pintu

Prinsip pembuatan kusen beton hampir sama dengan pembuatan struktur beton untuk bangunan. Caranya yaitu dengan membuat bekisting sebagai cetakan yang terbuat dari papan kayu atau tripleks, lalu dibentuk sesuai desain dengan menggunakan alat sambung paku dan mengikat kawat.pembuatan cetakan ini merupakan kunci pembuatan kusen beton.

Kusen beton siap pasang

Selain kuat, kusen dari beton memiliki banyak banyak kelebihan. Materialnya tidak mengalami muai susut selain itu juga tahan rayap sehingga tak perlu khawatir beton akan keropos. Kusen beton juga mudah dibentuk. Ukuran kusen pintu maupun jendelanya bisa dibuat standar atau tidak.

Kusen beton mampu memikul beban berat khususnya beban dari daun pintu maupun jendela. Adapun material daun pintu dan jendela nya tidak akan mempengaruhi kekuatan kusen beton, asal tulangan di dalam beton benar. Selain itu, kusen tahan terhadap cuaca baik panas maupun hujan.

Bentuk yang telah dibuat sulit untuk dirubah. Jadi, pastikan bahwa bentuk kusen yang akan anda buat sesuai dengan desain dan ukuran yang benar. Kusen ini memiliki bobot yang berat dan perlu beberapa orang untuk mengangkatnya. Selain itu, kusen beton dibuat langsung di dinding (tidak dicetak terpisah) butuh ketelitian dan keakhlian khusus agar kusen presisi dan sesuai keinginan. Walaupun memiliki kelemahan, kusen beton memiliki umur yang relatif lebih lama jika dibandingkan dengan kayu. Kusen beton juga tidak akan lapuk, sementara kayu memungkinkan untuk lapuk. Dalam hal perawatan pun tidak ribet seperti kayu yang perlu dilapisi anti rayap setiap tahun sekali.

Cara membuat kusen beton
Kusen beton dapat dilakukan dengan dua cara. Pertama, dengan mencetak dan mengecor langsung pada tempatnya. Pengerjaanya dilakukan saat pembangunan rumah. Jadi tidak perlu menyimpan kusen digudang. Kedua, mencetak kusen terlebih dahulu, langsung dipasangkan sesuai rencana peletakan. Pengerjaanya membutuhkan tempat dan lokasi diluar area pembangunan rumah serta dibutuhkan gudang penyimpanan. Selain itu akan kerepotan saat pemasangan karena bobot kusen yang terbilang berat. Namun cara ini cocok untuk orang yang memiliki dana terbatas. Pembuatan kusen dapat dicicil kemudian disimpan di gudang dengan benar dan rapi sehingga kualitasnya terjaga hingga siap dana untuk pemasangannya.

Pemasangan kusen beton yang sudah dicetak

Biasanya kusen beton yang sudah jadi banyak dijual dipasaran. Namun jika ingin membuatnya langsung ke dinding di lapangan perlu langkah-langkah pembuatan berikut ini :

Cara pembuatan kusen beton :
  1. Buat rangka kusen beton dari kayu sesuai dengan desain dan ukuran yang anda kehendaki. Pilih papan kayu untuk rangka yang memiliki permukaan mulus dan lurus agar permukaan kusen beton mulus dan lurus juga.
  2. Setelah membuat cetakan kemudian pasang besi tulangan dengan diameter sesuai kebutuhan kekuatan struktur kusen. Untuk pintu ukuran 80cm x 210cm bisa menggunakan 2 buah besi diameter 5-8mm pada sisi-sisinya. Jangan lupa menambahkan besi besi sepanjang 7-10cm untuk mematikan kusen dengan dinding.
  3. Buat adukan cor beton dengan perbandingan campuran 1 semen : 2 pasir : 3 kerikil. Sebelum melakukan pengecoran jangan lupa untuk meletakan pengecoran jangan lupa untuk meletakan tiga potongan kayu pada tulangan besi betonya sepanjang 20cm dengan tebal 1-2cm. Potongan kayu ini nantinya digunakan sebagai tempat untuk pemasangan engsel daun pintu.
  4. Tuang adukan cor beton ke dalam cetakan. Pengecoran perlu dilakukan dengan baik agar bisa tersebar merata dan tidak berlubang.
  5. Diamkan minimal 1 x 24 jam hingga adonan mengering. Jika sudah kering dapat dibuka cetakanya lalu cek sekeliling kusen apakah ada terdapat bolongan atau tidak. Jika terlihat ada bolongan, segera tambal dengan bahan adonan dari semen.
  6. Anda dapat memfinishing kusen beton ini dengan cat atau membiarkannya terekspose. Jika ingin di cat, anda bisa memilih cat motif kayu atau cat warna apapun. Pengecatan ini idealnya dilakukan setelah 28 hari, setelah beton mengalami perkerasan sempurna. Atau, dilakukan setelah rumah terbangun dan bersamaan finishing dinding.
Kelebihan :
  • Kuat, tidak mengalami muai susut, tahan rayap dan tidak lapuk
  • Model kusen fleksibel karena mudah di bentuk
  • Ukuran kusen fleksibel bisa dibuat standar maupun tidak
  • Tahan perubahan cuaca
  • Umur kusen lebih lama daripada kayu
  • Perawatanya mudah
Kekurangan :
  • Kusen yang sudah di bentuk tidak bisa dirubah bentuknya
  • Pemasanganya tidak mudah karena bobotnya yang berat dan butuh ketelitian agar presisi

Pintu Besi

Pintu besi identik dengan pintu pagar atau garasi. Bahkan, sampai saat ini kesan ini tampak melekat di pikiran banyak orang. Untuk aplikasi di rumah, penggunaan pintu besi memang kurang populer dibandingkan dengan pintu material lainya. Bahkan ketika seseorang berencana membeli pintu, pikiran untuk membeli pintu besi tak pernah terlintas dibenaknya. Padahal, desain dan aplikasi pintu besi sudah jauh berkembang. Tak hanya diperuntukan buat garasi, pintu ini dapat diaplikasi sebagai pintu utama dan pintu pendukung lainya di rumah.

Pintu besi

Bentuk dan desain pintupun sudah sangat beragam. Desainnya dikelompokan sesuai jenis pintu yaitu pintu polos, motif, double polos, double motif, garasi dan emergency. Begitu juga dengan pilihan warnanya, pintu ini tampil dalam balutan warna biru, abu-abu, putih, hijau, dan akrilik. Tak hanya tampil dalam balutan warna, pintu besi tampil dalam balutan motif kayu jati.

Dilihat dari kekuatan, tak bisa disangsikan bahwa material ini memiliki kekuatan yang sangat baik. Materialnya juga tahan lama dan tidak muai susut. Jadi, permasalahanya derita yang biasa terjadi saat membuka dan menutup pintu pun hilang. Jika dibandingkan dengan kayu, material ini tidak akan lapuk dan tahan rayap. Perawatanya pun sangat mudah, cukup di lap dengan kain pel yang basah, lalu keringkan.

Pintu besi tidak akan berkarat karena sudah melalui proses powder coating yang fungsinya sebagai pelindung. Aplikasi tidak terbatas untuk anda yang menetap di daerah perkotaan, tetapi juga gunung dan pantai. Begitu juga dengan cuaca, pintu baja tahan terhadap cuaca hujan dan panas.
Kelemahan pintu ini adalah dalam hal ukuran. Pintu ini baru diproduksi dengan ukuran terbatas. Misal untuk pintu single baru diproduksi yang ukuran 83cm x 210cm dan kusen 90cm x 217,5cm. Pintu juga memiliki bobot yang lumayan berat. Selain itu, desain pintu masih belum bisa custom atau memilih desain sendiri. Desain sepenuhnya masih fabrikasi. Jika menginginkan pintu custompun harganya bisa ber kali-kali lipat. Memasang pintu besi tidak bisa sembarangan. Anda harus mengikuti beberapa langkah berikut ini agar pintu terpasang sempurna dan berfungsi normal.

Cara pemasangan pintu besi yang benar adalah sebagai berikut :
  1. Perhatikan permukaan lantainya. Kondisi lantai harus rata.
  2. Siapkan lubang pada dinding untuk pemasangan. Kusen dengan ukuran kusen 90cm x 217,5cm, lubangnya berukuran 96cm x 221cm.
  3. Tanam bagian bawah kusen sedalam 3,5cm, diukur dari bawah, untuk menguatkan pegangan kusen. Pasang atau letakan kusen pada tembok yang akan dipasang pintu. Pemasangan kusen pintu baja harus presisi dan keempat sudutnya harus siku 90°.
  4. Tekuk angkur yang ada disebelah kanan dan kiri kusen pada tembok. Fungsinya sebagai pengikat agar kusen tidak bergeser atau bergerak. Isi sisi atas dan sisi kanan kiri kusen dengan semen adukan atau cor untuk memperkuat. Pengecoran dapat dilakukan dari sisi atas kanan dan kiri kusen.
  5. Diamkan hasil pengecoran hingga benar-benar kering. Waktu yang dibutuhkan untuk pengeringan minimal 1 x 24 jam.
  6. Setelah dipastikan kering, anda dapat memasang daun pintu besi. Pintu besi sudah dapat anda gunakan.
Kelebihan :
  • Motif, desain dan warna semakin beragam
  • Kuat, tahan lama dan tidak muai susut
  • Tidak lapuk dan tahan rayap
  • Perawatanya mudah cukup dilap saja
Kekurangan :
  • Ukuranya terbatas tergantung produsen dan tidak bisa custom (pesan)
  • Bobotnya cukup berat
  • Pemasanganya tidak mudah

Pintu dan Jendela Alumunium

Sekarang telah tersedia kusen alumunium yang tampilanya mirip kayu. motif jati, baik jati tua yang seratnya lurus-lurus dan jati muda yang seratnya agak melengkung, serta motif kayu pinus lengkap dengan mata kayunya. Karena pemberian motif ini diproses secara khusus, permukaan alumunium memiliki ketahanan yang lebih tinggi terhadap goresan, air asin, serta kelembaban. Material ini tidak akan lapuk, berjamur, atau mengalami muai susut yang mengakibatkan pintu seret seperti pada kayu. Selain itu, alumunium anti rayap.

Dibanding kayu, kusen dan daun pintu alumunium lebih cepat dipasang, karena setiap bagian berupa profil atau panel yang sudah jadi. Di lokasi pemasangan, bahan-bahan ini kemudian disusun dan sambunganya diperkuat denan sekrup.

Selain ukuran standar kusen dan daun pintu dan jendela alumunium bisa dibuat berdasarkan pesanan. Namun pengukuran pintu atau jendela pesanan harus teliti. Kusen alumunium harus serba presisi. Lebih 1mm saja, barang tidak bisa dipakai. Jika terjadi perubahan gambar pesanan tentu akan berpengaruh dengan harga yang harus ditanggung konsumen. Ini berbeda dengan bahan kayu yang bisa diserut jika ada kelebihan ukuran.

Karena terbuat dari alumunium yang cukup tebal (1,25mm dan 1,5mm), kusen dan daun pintu ini sama sekali jauh dari kesan murah yang bisa disandang produk alumunium. Umumnya kesan tersebut ada karena alumunium bobotnya ringan dan berisik saat digunakan. Berat satu kusen plus pintu alumunium ukuran 90cm x 220cm misalnya setara dengan berat pintu jati yaitu sekitar 18kg.

Pintu utama bahan alumunium

Pintu dan jendela alumunium cocok dipakai untuk pintu utama karena memiliki kelebihan dibanding kayu. Alumunium tahan terhadap rayap dan perubahan cuaca. Untuk pintu utama bisa digunakan sistem bukaan samping (swing). Pintu jenis ini umum dipakai. Kelebijan sistem ini pemasanganya tidak terlalu rumit yang dibutuhkan hanya engsel saja sedangkan jendela bisa digunakan sistem bukaan geser atau bukaan awning.

Kaca yang di gunakan jendela bisa menggunakan kaca dengan ketebalan 5 -10mm. Bila ketebalan 10mm, profil alumunium tidak bisa menggunakan profil biasa harus menggunakan profil yang bisa kuat untuk menjepit kaca dengan ketebalan lebih dari 10mm.

Kelebihan utama dari kusen alumunium adalah tahan keropos dan tidak mungkin di makan rayap. Selain itu kusen tidak akan menyusut dan berubah bentuk, seperti melengkung, akibat perubahan cuaca. Desain dan ukuranya pun dapat dibuat sesuai pesanan. Perawatanya simple, cukup dilap dengan kain setengah basah.

Walau begitu, kusen alumunium ini tetap memiliki kelemahan. Variasi bentuknya terbatas, hanya dapat diaplikasikan pada bentuk kusen minimalis, modern, dan klasik eropa. Tetapi, kelemahan ini bukan sesuatu hal yang prinsip dan struktural. Apalagi jika konsep rumah ada modern, maka kelemahan ini pada akhirnya melebur dan hilang.

Yang harus diperhatikan saat membelinya adalah harus disesuaikan dengan kebutuhan. Karena di pasaran, produk alumunium ini terdiri dari 2 jenis yaitu kusen alumunium untuk eksterior dan eksterior. Perbedaan keduanya pada lapisan anti UV atau ultra violet. Jangan salah pilih, karena jika kusen interior di tempatkan di ekterior, maka kusen akan cepat rusak dan memungkinkan untuk terjadinya karat dan warna pudar.

Selain itu, perhatikan juga aksesorinya. Pemilihan aksesori yang salah dapat berpotensi merusak kusen alumunium. Misal, sekrup yang dipilih tidak stainless. Di kemudian hari, sekrup ini dapat berkarat dan memicu karat di kusen alumunium. Untuk menghindari hal ini, disarankan agar anda memilih kusen alumunium yang sudah terangkai dan dipasang oleh akhlinya. Jika anda memilih cara ini lebih aman. Disamping itu ada garansi yang diberikan.

Cara memasang kusen alumunium dengan benar :
  1. Buatlah bolongan di dinding sesuai dengan ukuran kusen. Perlu dicatat bahwa besar bolongan kusen harus ditambahkan jarak sekitar 0,5cm di sekelilingnya.
  2. Di sekeliling bolongan harus diberi perkuatan beton kolom praktis yang ditanami besi dengan diameter 0,5cm. Untuk tebal dinding kolom praktis sdkitar 8-10cm. Pengeringan cor sebaiknya lebih dari 1 x 24 jam.
  3. Sebelum kusen dipasang, keseluruhan dinding sebaiknya sudah rapi yaitu dinding sudah diplester dan di cat, sehingva kusrn alumunium tidak akan terkena kotoran.
  4. Masukan kusen lalu sekrup agar kusen menempel di dinding. Jangan lupa untuk menambahkan sealant di antara bolongan yang berjarak 0,5 cm.
Keunggulan :
  • Tidak lapuk, tidak berjamur ,tahan keropos dan anti rayap
  • Tahan terhadap perubahan cuaca sehingga cocok untuk pintu utama
  • Tidak mengalami muai susut
  • Desain dan ukuranya pun dapat dibuat sesuai pesanan
  • Perawatanya simple, cukup dilap dengan kain setengah basah
  • Motif tahan lama
  • Pemasangan lebih cepat dan praktis
  • Bahan bisa di daur ulang.
Kelemahan :
  • Variasi bentuknya terbatas, hanya dapat diaplikasikan pada bentuk kusen minimalis, modern, dan klasik eropa
  • Jika mendapat perlakuan maupun pemilihan yang salah akan riskan terhadap karat 
Baca juga : Macam Pilihan Bahan Pintu dan Jendela



Pintu dan Jendela uPVC

Jika ingin kesan modern ingin ditonjolkan pada bangunan kni bisa dibantu dengan pemilihan material bangunan. Karena bangunan modern umumnya memiliki teritisan yang tidak terlalu lebar, material yang digunakan harus tahan terhadap air dan perubahan cuaca, salah satu bahan terbaru yang dapat digunakan adalan bahan termoplastik yaitu uPVC.

Pintu uPVC dikombinasikan dengan kaca

Bahan uPVC (Unplasticied Ply Vinyl Chloride) adalah Polyvinyl Chloride (PVC) yang diperkuat dengan proses yang dinamakan UnPlasticied sehingga akhirnya menjadi bahan yang kuat dan kaku (rigid) daripada PVC biasa. Material uPVC juga dipakai sebagai bahan pembuatan badan pesawat terbang.

Profil frame uPVC

Profil uPVC yang berongga, berlapis dan dilengkapi karet pada pertemuan antara kusen dan daun jendela memberi banyak keunggulan pada material ini. Adanya rongga dan karet membuat kusen mampu menghasilkan ruang yang kedap suara dan anti bocor. Sistem lapisan yang ada di rangkanya, meredam panas dan dingin dari ruang luar. Sifat hemat energi uPVC sudah diakui dunia internasional. Hemat dari efek yang timbul saat digunakan maupun pada proses pembuatanya, bahkan material ini bisa didaur ulang. Kusen uPVC juga lebih kuat dibandingkan alumunium ataupun kayu. Kekuatan material ini ada pada profilnya yang dilengkapi dengan rangka besi, meski saat ini inovasi pada dunia uPVC telah berkembang dengan pemakaian serat karbon yang lebih kuat lagi.

Menggunakan kusen uPVC memberi keleluasaan bagi penggunanya dalam merancang desain jendela dan pintu, karena bahan ini sangat fleksibel. Segala macam jenis bukaan seperti model ungkit, swing, sliding, ataupun lipat terakomodasi melalui sistem yang terangkai di dalamnya. Bahkan satu macam frame pada uPVC dapat mengakomodasikan berbagai macam ukuran kaca yang menjadi daun jendelanya.

Kusen uPVC juga dirancang dengan single atau multi point locking system, sesuai kebutuhan. Jika pengguna ingin meningkatkan kekuatan dan keamanan rumahnya, dapat memilih multisistem atau sistem penguncian ganda.

Salah satu kekurangan uPVC adalah pemasanganya yang susah. Tidak setiap tukang bisa memasangnya dengan tepat. Selain itu, jika sudah jadi ternyata ada kesalahan ukuran dilapangan, maka tidak bisa di adjust lagi, dan solusinya harus diganti total. Sambungan antar bagian kusen yang dilas, juga menjadi penyebab kusen tak bisa di adjust lagi karena sambungan itu dangat kuat. Meski kondisi sambungan yang seperti ini memberi keuntungan karena tidak memungkinkan terjadinya celah untuk air atau suara masuk.

Yang perlu diperhatikan saat mesanan adalah sertakan ukuran yang tepat/akurat dan desain yang diinginkan. Saat ini mulai berkembang penggunaan jendela uPVC (kusen uPVC dan kaca sebagai daunya) yang digunakan sebagai secondary window. Bahan uPVC yang meredam panas cocok digunakan untuk hal ini. Harga uPVC ditentukan berdasarkan desain, profil yang dibedakan dari bahan yang digunakan, hardware yang dipakai (single point atau multi point), dan ukuran. Untuk kusen uPVC pada umumnya adalah warna putih, kalau untuk warna lain biasanya ada tambahan misalkan menggunakan sistem laminate, cat, atau yang lainya. Warna putih paling tahan karena merupakan warna dasar materialnya. Ukuran standar untuk pintu uPVC adalah 210cm untuk tingginya dan lebar daun pintu 70cm, 80cm, 90cm.

Kelebihan :
  • Tahan terhadap air dan perubahan cuaca
  • Kusen berongga sehingga kedap suara dan anti bocor
  • Sangat kuat, lebih kuat dibanding dengan bahan alumunium ataupun kayu
  • Meredam hawa panas dan dingin
  • Bahan ini fleksibel untuk dirancang menurut model dan bentuk pintu dan jendela yang kita inginkan (dipesan)
Kekurangan :
  • Pemasanganya susah, tidak sembarang tukang bisa memasang
  • Jika ada kesalahan ukuran dilapangan tidak bisa diperbaiki, harus diganti total
  • uPVC umumnya hanya berwarna putih, yang merupakan warna dasar material
Baca juga : Macam Pilihan Bahan Pintu dan Jendela

Pintu PVC

Pintu PVC (Poly Vinyl Chloride) atau yang sering disebut juga dengan pintu vinyl merupakan salah satu jenis bahan bahan plastik yang cukup kuat. Karena kekuatanya inilah ia sering digunakan sebagai material bangunan seperti lantai, pipa, pintu, kusen sampai atap. Bahan ini tidak akan berkarat dan lapuk, serta tidak disukai rayap. Sekalipun masuk dalam kategori plastik, bahan ini liat dan tidak mudah pecah. Malah yang menguntungkan, bobotnya sangat ringan, dan permukaanya pun mudah dibersihkan (cukup mengelapnya dengan kain halus yang dibasahi air).

Pintu PVC

Meski PVC cukup kuat dan tidak mudah pecah namun hindarkan pintu PVC dari goresan/sayatan benda tajam seperti pisau, linggis, gunting atau palu, karena akan membuatnya rusak. Karena tahan air, PVC biasanya ditempatkan di area basah seperti kamar mandi atau dapur karena mampu mengatasi kelembaban dan pengaruh air.

Teknologi dan inovasi terus berkembang, menghadirkan motif dan warna PVC yang makin beragam, bahkan ada yang menyerupai kayu. Karena alasan ini beberapa orang mulai menggunakan pintu dan kusen PVC untuk pintu ruang lainya seperti ruang tidur dan ruang kerja. Aneka motif dan warna ini menjadikan penggunanya mudah menyesuaikan dengan warna interior rumah.

Pintu ini pun sekarang bisa digunakan di luar ruang. Namun karena sinar ultra violet dapat menyebabkan kepudaran pada lapisan luarnya, untuk penggunaan eksterior perlu diberi pelapis khusus. Agar pintu PVC awet, hindari terlalu sering terkena larutan kimia seperti pembersih kamar mandi, pembersih lantai, dan deterjen.

Frame pintu PVC

Namun, karena  bobotnya yang ringan (paling berat 13,5kg) membuat orang tidak mau mengaplikasikan sebagai pintu utama karena di nilai kurang kuat dan tidak cocok untuk dijadikan pintu pengaman rumah yang utama. Kekuatanya memang tak sebaik material lainya namun jika harga murah dan kemudahan yang di kejar, material ini juaranya.

Umumnya di pasaran pintu PVC untuk kamar mempunyai ukuran standar tebal 10cm, lebar 89cm dan tinggi 200cm. Ukuran daun pintu (sebelum dirakit bersama frame) yaitu 200cm x 70cm, 210cm x 76cm. Ketebalan pintu PVC 35mm. Namun jika konsumen menginginkan ukuran diluar standar, dapat juga dilayani oleh produsen pintu PVC. Harga menyesuaikan dengan ukuran, warna, motif yang dipilih, jenis bahan engsel dan jenis handle yang digunakan Pintu PVC di pasaran mudah di dapatkan. Aneka pilihan warna dan motif menyertai kehadiranya. Sudah menyertakan handle, engsel, screw, dan doorframenya, jadi tinggal di tambah biaya pengiriman dan tinggal pasang Kerusakan paling sering yang terjadi pada pintu PVC adalah bagian handle pintu, sering lepas dan tak berfungsi engsel buka tutupnya. Penggunaan yang rapi/tidak kasar sangat menentukan ketahanan handle ini.

Kelebihan :
  • Harga paling murah dibanding bahan pintu lainya
  • Tahan rayap, tidak berkarat dan tahan lapuk
  • Tidak mengalami muai susut
  • Ketersediaan terjamin karena merupakan bahan fabrikasi
Kekurangan :
  • Kurang kokoh untuk pintu utama
  • Bobotnya ringan sehingga kurang berkesan mewah
  • Tidak tahan gores dan warnanya bisa pudar bila perlakuanya kurang baik.
  • Motif kayu pada pintu pvc tidak tampak alami 
Baca juga : Macam Pilihan Bahan Pintu dan Jendela

Macam Pilihan Bahan Pintu dan Jendela


Saat ini banyak bermuncul aneka material yang ditawarkan sebagai alternatif bahan pintu dan jendela. Mungkin kayu masih menjadi pilihan utama untuk bahan pintu dan jendela karena memiliki keunggulan pada urat-urat dan tampilanya yang tidak bisa di tandingi material lainya. Namun saat ini bahan non kayu pun semakin beragam dan menawarkan kelebihan lain yang tidak dimiliki oleh bahan kayu. Tak hanya menawarkan kekuatan, kemudahan perawatan, harga kompetitif, namun juga tampilannya pun makin menarik dengan fleksibilitas yang memungkinkan dibentuk sesuai selera.

Berikut ini adalah macam pilihan bahan pintu daan jendela yang bisa untuk dijadikan pertimbangan :

1. Pintu dan Jendela Kayu

Kayu sebagai bahan pintu dan jendela mempunyai keunggulan pada urat-urat dan tampilanya yang tidak bisa di tandingi material lainya. Namun kayu memiliki kekurangan yaitu tidak tahan rayap, mengalami muai susut, dan tidak tahan cuaca. Untuk kualitas kayu yang bagus relatif lebih mahal bahan mentahnya. Juga perlu finishing dan petawatan rutin yang membutuhkan biaya besar.  Kualitas kayu tergantung dari jenis kayu yang digunakan. Beberapa jenis kayu yang bisa digunakan sebagai bahan pintu dan jendela antara lain Baca selanjutnya....

2. Pintu PVC

Pintu PVC (Poly Vinyl Chloride) atau yang sering disebut juga dengan pintu vinyl merupakan salah satu jenis bahan bahan plastik yang cukup kuat. Karena kekuatanya inilah ia sering digunakan sebagai material bangunan seperti lantai, pipa, pintu, kusen sampai atap. Bahan ini tidak akan berkarat dan lapuk, serta tidak disukai rayap. Sekalipun masuk dalam kategori plastik, bahan ini liat dan tidak mudah pecah. Malah yang menguntungkan, bobotnya sangat ringan, dan permukaanya pun mudah dibersihkan (cukup mengelapnya dengan kain halus yang dibasahi air). Baca selanjutnya...

3. Pintu dan Jendela uPVC

Bahan uPVC (Unplasticied Ply Vinyl Chloride) adalah Polyvinyl Chloride (PVC) yang diperkuat dengan proses yang dinamakan UnPlasticied sehingga akhirnya menjadi bahan yang kuat dan kaku (rigid) daripada PVC biasa. Material uPVC juga dipakai sebagai bahan pembuatan badan pesawat terbang. Baca selanjutnya...

4. Pintu dan Jendela Alumunium

Sekarang ini telah tersedia kusen alumunium yang tampilanya mirip kayu. motif jati, baik jati tua yang seratnya lurus-lurus dan jati muda yang seratnya agak melengkung, serta motif kayu pinus lengkap dengan mata kayunya. Karena pemberian motif ini diproses secara khusus, permukaan alumunium memiliki ketahanan yang lebih tinggi terhadap goresan, air asin, serta kelembaban. Material ini tidak akan lapuk, berjamur, atau mengalami muai susut yang mengakibatkan pintu seret seperti pada kayu. Selain itu, alumunium anti rayap. Baca selanjutnya...

5. Pintu Besi

Penggunaan pintu besi memang kurang populer dibandingkan dengan pintu material lainya. Bahkan ketika seseorang berencana membeli pintu, pikiran untuk membeli pintu besi tak pernah terlintas dibenaknya. Padahal, desain dan aplikasi pintu besi sudah jauh berkembang. Tak hanya diperuntukan buat garasi , pintu ini dapat diaplikasi sebagai pintu utama dan pintu pendukung lainya di rumah.\

Bentuk dan desain pintupun sudah sangat beragam. Desainnya dikelompokan sesuai jenis pintu yaitu pintu polos, motif, double polos, double motif, garasi dan emergency. Begitu juga dengan pilihan warnanya, pintu ini tampil dalam balutan warna biru, abu-abu, putih, hijau, dan akrilik. Tak hanya tampil dalam balutan warna, pintu besi tampil dalam balutan motif kayu jati. Baca selanjutnya...

6. Pintu dengan Kusen Beton

Dalam hal ini bahan material pintu adalah pada bagian kusennya saja yang terbuat dari bahan beton, sedangkan untuk daun pintunya bisa dikombinasikan dengan bahan lainya seperti kayu atau lainya Kekuatan struktur beton dalam menopang bangunan tidak diragukan lagi.  Kusen beton juga mudah dibentuk. Ukuran kusen pintu maupun jendelanya bisa dibuat standar atau tidak. Baca selanjutnya...

7. Pintu Plipit

Adalah pintu berrangka kayu dengan penutup terbuat dari papan kayu dengan penutup terbuat dari papan kayu yang disusun secara vertikal dan disusun sedemikian rupa sehingga kokoh. Konstriksi daun pintunya, secar garis besar terdiri dari rangka horisontal bagian atas (top rail), rangka horisontal bahiam tengah (lockrail) dan rangka horisontal bagian bawah (botom rail). Sedangkan rangka vertikal sisi engsel berfungsi sebagai rangka penggantung dan rangka vertikal sisi seberang nya berfungsi sebagai rangka penutup. Baca selanjutnya...





Kaca Bevel (Beveled Glass), Kaca berefek 3 demensi

Aplikasi jendela dengan kaca bevel

Bevel dalam bahasa inggris berarti memiringkan/menyerongkan. Bevel berarti memberikan perlakuan khusus pada bagian tepi disekeliling sebuah grafis atau benda sehingga membentuk kemiringan tertentu. Dengan bagian ujung lebih tipis dibandingkan bagian tengahnya. Bevel dapat diaplikasikan pada benda/grafis apa saja. Jika diaplikasikan pada kaca menjadi kaca bevel (beveled glass).
Potongan kaca bevel

Kaca bevel (beveled glass) berarti kaca yang sekeliling tepinya dipotong miring sehingga memberi efek tiga demensi. Kaca yang dibevel akan terlihat timbul/menonjol kearah luar. Kaca jadi terkesan tiga demensi alias tidak datar. Karena ada sudut disekeliling nya bayangan benda ada dibelakangnya jadi terbiaskan sehingga memberi efek khusus. Kesan ini yang dianggap mampu meningkatkan nilai artistik dan memberikan nilai tambah pada sebuah kaca biasa. Bevel sendiri adalah potongan miring pada kaca. Nah, bagian miring inilah yang akan menjadi prisma sehingga memantulkan cahaya cantik dari luar maupun dalam rumah.

Potongan kaca bevel

Perabot antik banyak yang menggunakan kaca bevel misal pintu kaca yang diberi bingkai. Kaca patri juga sering disandingkan dengan kaca bevel misalnya jendela dengan kaca patri motif bunga bagian kelopak bunganya dibuat bevel. Karenanya kaca bevel dihargai lebih mahal dibandingkan kaca biasa (polos) dan dapat diperoleh di gerai khusus yang menyediakan material kaca dan macam-macam bentuk olahan kaca.





Kaca Patri (Stained Glass), Kaca warna-warni yang artistik

Kaca dekoratif yang sering dijumpai adalah kaca patri yang mulai dikenal sejak abad ke -10 masehi. Kaca patri merupakan perpaduan seni lukis dan seni warna dengan menggunakan rangka timah, seng atau tembaga yang disambung dengan sistem sarang laba-laba, sesuai desain yang diinginkan.

Sejak tahun 1990-an dikenal sistem tripon glass (triple glazed unit) atau kaca tiga lapis. Teknologi pelapisan panil kaca patri atau panel kaca bevel dengan dua lembar kaca tempered, agar panil kaca patri di dalamnya terlindung pada polusi udara. Keistimewaan tripon glass, selain sebagai pelindung, juga bermanfaat mereduksi suara bising dari luar.

Kaca patri (stained glass) pada jendela

Kaca patri dibuat dari kaca khusus yang berwarna yang diperoleh dengan penambahan metalic salts pada pembuatanya kaca berwarna tersebut yang dinamai stained glass. Kemudian dipotong dalam ukuran-ukuran tertentu kemudian disusun sesuai dengan pola yang telah ditentukan. Pola atau corak kaca patri sangat bervariatif, mulai dari pola tanaman, binatang ataupun ulir. Pola kaca patri dapat didesain sendiri.

Potongan–potongan kaca tadi diikat (dirangkai), dengan menggunakan lempengan timah yang tipis. Menggabungkan potongan-potongan kaca dilakukan dengan cara di patri, alias menggunakan timah yang dipanaskan hingga cair. Inilah alasan mengapa kaca hias jenis ini sering disebut kaca patri atau kaca timah. Selain timah bahan dasar yang digunakan untuk mematri yaitu zinc dan kuningan.

Kaca patri (stained glass) pada langit-langit

Lama Pengerjaan Kaca Patri
Karena merupakan pekerjaan tangan, maka pola atau gambar yang dibuat sangat menentukan waktu pengerjaan dan tentu saja harganya. Sepasang kaca patri dengan desain standar bisa selesai dalam waktu 1 minggu. Untuk desain sederhana pengerjaanya memakan waktu beberapa hari, sedangkan desain desain yang kebih rumit membutuhkan waktu yang lebih lama.

Lapisan Kaca Patri
Saati ini ada 2 jenis kaca patri yang terdapat di pasaran yaitu kaca satu lapis dan tiga lapis. Perbedaannya ada pada harga dan ketebalan serta kemudahan dalam hal perawatan.  Jenis kaca satu lapis saat ini sudah agak jarang dipakai, karena mudah menyimpan debu pada lekukan-lekukanya. Membersihkannya pun menjadi agak rumit. Namun dari segi harga, kaca satu lapis lebih murah. Kaca patri jenis kedua harganya jelas lebih mahal, karena butuh material kaca lebih banyak. Lapisan tengah berupa kaca patri dan kedua lapisan luarnya berupa kaca bening, sehingga dari luar permukaanya rata karena kaca patri terlindung lapisan lain sehingga tidak akan kemasukan debu sehingga mudah di bersihkan. Selain itu mampu kaca patri tiga lapis ini mampu meredam suara.

Rangka Kaca Patri
Kaca ini pun didukung oleh rangka timah (lis timah), ada 3 macam warna lis timah kaca patri  yaitu putih (keperakan), kuning emas, dan hitam. Ketebalan kaca hampir sama dengan kaca yang lain yaitu 6 mm. Yang paling mahal adalah kaca patri yang menggunakan lis dari timah berwarna kekuningan. Kaca patri berkesan mewah dan anggun. Biasanya warna ini banyak dipakai untuk desain yang menggunakan kaca bening. Warna lis putih keperakan, banyak dipakai untuk membuat desain kaca berwarna-warni. Harganya tidak jauh berbeda dengan lis warna kekuningan. Warna lis hitam, lis ini merupakan yang paling murah. Untuk kesan antik dan kuno, lis jenis ini bisa dipilih dan dipadukan dengan motif-motif klasik.

Pengaplikasian Kaca Patri pada Bangunan
Permukaan kaca ini tampak seperti lukisan warna-warni, sampai membentuk sebuah motif, seperti bunga, binatang, laut atau tulisan kaligrafi arab. Warna yang beragam membuat kaca patri ini sangat indah, terutama bila terkena biasan cahaya matahari. Warna kaca patri akan terang dan tampak nyata saat diterpa sinar matahari. Sementara pada malam hari, pantulan sinar lampu dan cahaya bulan mampu membuatnya begitu indah dipandang.

Pola desain kaca patri sebaiknya disesuaikan dengan gaya bangunannya. Karena bentuknya yang sophisticated dan berkesan mewan, kaca ini umumnya banyak digunakan pada bangunan bergaya klasik. Selain gaya klasik kaca ini juga bisa diterapkan pada bangunan bergaya mediterania dan modern yang sederhana.

Kaca patri atau stained glass banyak diaplikasikan pada bangunan tempat ibadah seperti masjid dan gereja, rumah tinggal dan bangunan komersial sebagai elemen dekoratif.

Kaca patri dapat diaplikasikan pada kaca jendela, kaca pintu, partisi, lampu, hiasan dinding, cermin dan sebagainya.





Kaca Sandblast (Sandblasting Glass), Kaca berefek pasir

Kaca sandblast adalah kaca yang memiliki efek pasir. Jenis kaca sandblast ini memiliki tampilan yang kabur seperti ada es pada permukaan kaca dan membuat kaca bening menjadi buram, sehingga aktifitas yang terdapat di balik kaca tersebut tidak terlihat dengan jelas.

Kaca sandblast sebagai partisi

Efek psikologis pada penerapan kaca jenis sandblast ini cukup membuat kesejukan bagi siapa pun yang melewati maupun merasakannya. Selain itu, dapat sebagai pembatas antara area privasi dengan umum di rumah. Selain sebagai sekat semi transparan, sand blast juga bisa digunakan untuk menunjang estetika di rumah anda. 

Kaca sandblast sebagai partisi

Ada 3 cara untuk memperoleh efek pasir ini, tergantung pilihan anda yaitu :

1. Penyemprotan dengan pasir khusus/Proses sandblasing
Tampilan kaca ini berkabut dan memiliki tekstur mirip pasir. Teksturnya didapat dari penyemprotan pasir khusus yang halus dengan tekanan tinggi. Dengan teknik ini, permukaan kaca akan terkikis sesuai pola yang diinginkan. Efek sampingnya, debu dan kotoran mudah menempel dan agak sulit dihilangkan. Oleh karena itu, kaca hias ini hanya baik dipasang di dalam rumah yang jauh dari debu seperti kamar mandi.

Tekstur yang dihasilkan dengan teknik penyemprotan
Tekstur yang dihasilkan dengan teknik ini dapat dibedakan menjadi 2 berdasarkan teksturnya yaitu tekstur 2 demensi yang seragam dan halus dan 3 demensi atau kaca ukir yang teksturnya lebih kasar. Tekstur pada permukaan kacanya pun dapat disesuaikan dengan selera. Semakin kasar permukaan maka akan semakin terasa secara tiga dimensi.

Ada juga kaca sandblast yang berwarna dan dicat dengan teknik penyemprotan. Namun, warna kaca ini dapat pudar seiring berjalanya usia karena faktor cuaca. Kaca jenis ini sering dipakai pada rumah bergaya modern minimalis karena bentuk dan motifnya yang sederhana. Tapi ada juga motif kaca lainya seperti motif bunga atau sulur. Biasanya, kaca ini digunakan pada pintu dan jendela.

2. Menempelkan stiker khusus
Bagi anda yang mementingkan kepraktisan, kaca lapis stiker merupakan pilihan yang menarik untuk dihadirkan sebagai art glass dalam hunian. Harganya terjangkau sehingga amat cocok bagi anda yang ingin menghias rumah dengan biaya ekonomis. Stiker dijual dalam beberapa macam warna, tetapi dengan ketebalan standar. Anda bisa juga menerapkan sand blast di pintu, maupun jendela kaca, bahkan bisa menambah berbagai macam motif pada stiker agar lebih indah.
Saat ini ada 2 macam sticker yang dipakai stikeru ntuk melapisi kaca.
  • Stiker semi transparant (sandblast)
Sticker sandblast memiliki karakteristik tembus cahaya namun tidak tembus pandang. Efek yang dihasilkan stiker ini sama dengan kaca yang mengalami proses sandblasing, yaitu menjadi buram. Sticker sandblasitng memiliki motif dan warna yang beragam sehingga tampilanya tidak monoton.

Kaca Sansblast Semi Transparant
  • Sticker non transparant (solid)
Stiker non transparant (sering disebut dengan cutting sticker) kerap dipotong menjadi pola tertentu sebelum dipasang ke permukaan kaca. Anda bebas menentukan pola dan bentuknya, bisa floral, geometri. Rangkaian huruf dan sebagainya.

Cara memasang cutting sticker
Cara mengaplikasikan kedua jenis stiker ini sangatlah mudah. Anda cukup menempelkanya pada permukaan yang diinginkan. Penggunaan sticker pada kaca ini sangat fleksibel, jika bosan atau ingin mengganti bagian sticker yang rusak, anda bisa dengan mudah melepas dan menggantinya dengan yang baru tanpa harus mengganti kacanya.
Pemasanganya sangat mudah, berikut langkahnya :
  • Alat dan bahan yang digunakan : stiker khusus sand blast, tisu, air, pembersih kaca, botol penyemprot, stepper (sejenis kape), shampo, cutter
  • Bersihkan kaca dengan campuran sampo dan air yang disemprotkan dengan botol penyemprot. Gosok permukaan kaca menggunakan silet dengan posisi silet miring, sampai kotoran yang menempel hilang.
  • Bersihkan sisa-sisa sampo dengan cairan pembersih kaca sampai sampo benar-benar hilang.
  • Basahi kembali kaca dengan cairan shampo sampai seluruh permukaan kaca basah. Lakukan hal yang sama pada permukaan stiker yang berperekat. Langkah ini bertujuan untuk melicinkan permukaan stiker agar tidak langsung menempel. Dengan demikian bila terjadi kesalahan menempel, masih bisa diperbaiki debngan menggeser-geser stikernya.
  • Pasang stiker pada permukaan kaca. Agar udara dan cairan sampo benar-benar hilang, gosok permukaan stiker dengan stepper. Namun  sebelum digosok, bungkus stepper dengan tisu yang agak tebal. Ini perlu dilakukan untuk mencegah tergoresnya permukaan stiker akibat gesekan dengan stepper.
  • Jika ingin membuat motif pada stiker, gambar dahulu motif yang diinginkan pada stiker. Lalu potonglah stiker menurut motif tersebut menggunakan bantuan cutter.
  • Setelah motif yang diinginkan selesai dibuat gosok sekali lagi permukaan stiker tertempel dengan baik dan sisa sampo yang masih ada benar-benar sudah hilang.

3. Ceramic Printing 
Selain berbeda dari bahanya (stiker atau penyemprotan), efek kabut pun dapat dilakukan dengan cara memanaskan bahan keramik pada permukaan kaca sehingga keramik yang panas menyatu dengan kaca sampai kaca terasa bertekstur seperti keramik. Sistem ini secara umum disebut ceramic printing. Kaca jenis ceramic printing ini sering dijumpai pada tempat-tempat komersial yang bergaya minimalis, atau sebagai pendukung feature lampu sorot/up light dan down light agar nuansa tiga demansi pada permukaan kaca lebih terasa.

Masalah pada Pintu Kayu

Masalah-masalah kayu sebenarnya bisa timbul karena pada saat pembelian, anda tidak benar-benar memperhatikan kualitas kayu yang anda beli. Mulai dari masalah seret sampai finishing yang mengelupas, adalah hal-hal yang disebabkan beberapa kelalaian saat merawat kayu. Akan tetapi ada juga masalah yang timbul karena salah penempatan dan finishing yang kurang tepat.

Pintu utama bahan kayu

Ada beberapa masalah kayu yang timbul pada saat kayu sudah terpasang sebagai kusen dan daun pintu/jendela, seperti dibawah ini :

1. Muai susut
Masalah yang sering terjadi terkait muai susut kayu antara lain adalah pintu seret terjadi pada umumnya pada musim hujan menyusut, pintu melintir/ pintu sudah tidak bisa ditutup rapat bagian atas dan bawahnya, pintu meregang yang disebabkan karena pintu menyusut /lem dan teknik penempelan yang kurang baik Cara mengatasinya adalah dengan mengecat bagian atas dan bawah pintu yang berpori-pori sehingga uap air tidak dapat masuk kedalam kayu

2. Melamik mengelupas
Hal ini mungkin dikarenakan menghadap langsung matahari dan terkena hujan terus-menerus. Untuk mencegah hal ini terjadi usahakan tritisan mempunyai lebar yang cukup untuk dapat melindungi dari matahari langsung dan hujan.Cara mengatasinya dengan melakukan refinishing kayu.

3. Kayu lapuk dan berjamur
Cara mengatasinya jika belum parah kelupas jamur dan refinishing, jika cukup parah ganti dengan yang baru. Lakukan perawatan dengan mengelap dan bila cat sudah menipis segera cat ulang. Coating yang sudah mulai menipis, bisa menyebabkan jamur dapat tumbuh subur diatasnya.






Kayu untuk Bahan Pintu dan Jendela

Hingga kini penggunaan kayu solid untuk pintu dan jendela masih diminati dan digemari meskipun sudah banyak bermunculan material aternatif untuk pintu dan jendela. Hal ini terlepas dari sifat khas yang dimiliki kayu. Serat kayu bisa di ekspos sehingga pintu atau jendela bisa terlihat lebih cantik.

Kayu untuk bahan pintu dan jendela

Dalam memesan kayu untuk pintu dan jendela  biasanya untuk kusen dihitung per meter kubik (m3) sedangkan untuk daun pintu atau panil pintu dan jendela dihitung per meter persegi (m2). Karena harga permeter kubik kayu solid semakin mahal, daun pintu bisa menggunakan kombinasi kayu solid dan kayu olahan Baca juga : Macam dan istilah kayu olahan. Contohnya teakblock yaitu kayu solid bisa menggunakan kayu borneo atau meranti sebagai rangkanya dan lapisan luarnya menggunakan kayu lapis jati atau sungkai. Namun kelemahanya penggunaan teakblock adalah tidak tahan cuaca sehingga hanya bisa digunakan untuk area indoor.

Untuk menghasilkan kayu yang berumur lebih panjang dan tahan terhadap rayap, sejak penebangan pohon ditebang menjadi dolok (gelondongan kayu) sudah mulai di lakukan proses pengawetan. Baca juga : Proses Pengawetan Kayu.

Jenis kayu sangat beragam dan masing-masing jenis kayu memiliki sifat yang berbeda-beda pula. Baca juga : Sifat fisik dan mekanik kayu. Pada dasarnya kayu berasal dari pohon yang batangnya mengandung air inilah yang membuat kayu memiliki muai susut dan membuat pintu dan jendela seret ketika dibuka, sehingga perlu dilakukan pengovenan. Baca juga : Pengovenan Kayu. Sebenarnya tidak hanya masalah seret karena muai susut kayu yang biasanya terjadi pada pintu dan jendela kayu, ada beberapa masalah kayu yang kadang timbul pada saat pintu dan jendela kayu sudah terpasang. Baca juga : Masalah pada pintu kayu.

Berikut ini beberapa bahan kayu yang bisa dijadikan sebagai pilihan untuk bahan material pintu dan jendela :

1. Kayu jati
Kayu jati sering dianggap sebagai kayu dengan serat dan tekstur paling indah. Karakteristiknya yang stabil, kuat dan tahan lama, membuat kayu ini menjadi pilihan utama sebagai material bangunan. Termasuk kayu dengan kelas awet I dan II dan kelas kuat I dan II.

Kayu jati juga terbukti tahan terhadap jamur, rayap dan serangga lainya karena kandungan minyak di dalam kayu itu sendiri. Tidak ada kayu lain yang memberi kualitas dan penampilan sebanding dengan kayu jati.


Pohon jati bukanlah jenis pohon yang berada di hutan hujan tropis yang ditandai dengan curah hujan tinggi sepanjang tahun. Sebaliknya hutan jati tumbuh dengan baik di daerah kering dan berkapur di indonesia terutama di pulau jawa. Jawa adalah daerah penghasil pohon jati berkualitas terbaik yang sudah mulai ditanam oleh Pemerintah belanda sejak tahun 1800 an dan sekarang berada di bawah pengelolaan PT. Perum Perhutani. Semua jenis kayu jati disupplay langsung dari Perhutani TPK daerah Jawa Tengah dan Jawa Timur.  Kedua daerah tersebutlah kayu jati berkualitas baik diperoleh.

Harga kayu jati banyak dipengaruhi dari asal, ukuran dan kriteria batasan kualitas kayu yang ditoleransi seperti ada mata sehat, ada mata mati, ada doreng, ada putih. Penentuan kualitas kayu jati yang diinginkan juga harus mempertimbangkan type aplikasi finishing yang dipilih. Selain melindungi kayu dari kondisi luar, finishing pada kayu tersebut diharapkan dapat memberikan nilai estetika pada kayu tersebut dengan menonjolkan kelebihan dan kekurangan kualitas kayu tersebut.

Merupakan jenis kayu premium dari hujan tropis Asia Tenggara, sehingga banyak digunakan sebagai interior. Kayu ini memiliki lapisan minyak pada galih kayunya yang tahan air. Minyak ini pula yang menyebabkan kayu ini tidak mudah lapuk sehingga perawataanya terbilang mudah. Selain itu, kayu ini memiliki serat tebal sehingga cukup mudah dalam proses pengerjaan baik pada saat pemotongan maupun pengukiran namun kuat terhadap benturan.

Kelebihan :
  • mempunyai serat yang bagus, kuat dan tahan lama.
Kekurangan : 
  • harganya mahal

2. Kayu kamper
Di Indonesia kayu kamper telah menjadi alternatif bahan bangunan yang harganya terjangkau. Meskipun tidak setahan kayu jati dan sekuat merbau, kamper memiliki serat kayu yang halus dan indah sehingga sering menjadi pilihan bahan membuat pintu panil dan jendela. Karema tidak segetas bangkirai. Retak tambut jarang ditemui. Karena tidak sekeras bangkirai, kecenderungan berubah bentuk juga besar, sehingga tidak disarankan untuk pintu dan jendela dengan desain terlalu lebar dan tinggi.

Termasuk kayu dengan Kelas Awet II, III dan Kelas Kuat II, I. Pohon kamper banyak ditemui di hutan hujan tropis di kalimantan. Samarinda adalah daerah yang terkenal menghasilkan kamper dengan serat lebih halus dibandingkan daerah lain di kalimantan. Terdapat 3 jenis kayu kamper samarinda :

A. Kayu kamper samarinda
Merupakan kayu paling mahal dalam kelas kayu kamper.
Ciri : memiliki serat yang halus dan warnanya sedikit merah keputih-putihan.

Kelebihan : 
  • serat halus sehingga mudah ketika dihaluskan
  • harganya murah dengan kualitas hampir sama dengan kayu jati.
Kekurangan :
  • kadar air tinggi sebelum di oven.
B. Kayu kamper singkil
Merupakan jenis kamper yang mempunyai kualitas kurang bagus dalam kelas kayu kamper karena muai susutnya tinggi.
Cirinya : warnanya merah agak tua.

C. Kayu kamper kapur


3. Kayu meranti
Kayu meranti merah termasuk jenis kayu keras. Warnanya merah muda tua hingga merah pucat namuntidak sepucat meranti putih. Selain bertekstur tidak terlalu halus, kayu meranti juga tidak tahan terhadap cuaca, sehingga tidak dianjurkan untuk dipakai di luar ruangan. Pohon meranti banyak ditemui di hutan di pulau kalimantan.

Kelebihan :
  • Muai susutnya stabil.
Kekurangan : 
  • Serat kurang bagus untuk di ekspos, mempunyai pori-pori dan serat yang besar sehingga untuk menutupinya finishing menggunakan cat solid (cat duco atau cat minyak sintetik).

4. Kayu bengkirai /damar laut/Yellow balau
Kayu bengkirai termasuk jenis kayu yang cukup awet dan kuat. Termasuk kayu dengan kelas awet I,II, III dan Kelas Kuat I, II. Sifat kerasnya yang disertai tingkat kegetasan yang tinggi sehingga mudah muncul retak rambut dipermukaan. Selain itu, pada kayu bengkirai sering dijumpai pinhole. Umumnya retak rambut dan pin hole ini dapat ditutupi dengan wood filler. Secara struktural, pin hole ini tidak mengurangi kekuatan kayu bengkirai itu sendiri. Karena kuatnya, kayu ini sering digunakan untuk material konstruksi berat seperti atap kayu.


Kayu bengkirai termasuk jenis kayu yang tahan terhadap cuaca sehingga sering menjadi pilihan bahan material untuk di luar bangunan/eksterior seperti lisplank, outdoor flooring/decking dsb. Pohon bengkirai banyak ditemukan di hutan hujan tropis di pulau kalimantan. Kayu berwarna kuning dan kadang agak kecoklatan, oleh karena itulah disebut yellow balau. Perbedaan antara kayu gubal dan kayu teras cukup jelas, dengan warna gubal lebih terang. Pada saat baru saja dibelah/potong, bagian kayu teras kadang terlihat coklat kemerahan.

Cocok untuk kusen tetapi tidak cocok untuk daun pintu karena bobot yang berat dan keras, terdapat retak rambut karena terlalu lama dioven.

Kelebihan : 
  • Serat kayu bagus menpunyai kekuatan diatas kayu kamper.
Kekurangan : 
  • Kayu keras

5. Kayu merbau
Kayu merbau adalah salah satu jenis kayu yang cukup keras dan stabil sebagai alternatif pembanding dengan kayu jati. Merbau juga terbukti tahan terhadap serangga. Warna kayu merbau coklat kemerahan dan kadang disertai highlight kuning. Merbau memiliki tekstur serat garis terputus-putus. Pohon merbau termasuk pohon hutan hujan tropis. Merbau tumbuh subur di Indonesia terutama di pulau irian /papua. Termasuk kayu dengan kelas awet I, II dan kelas Kuat I dan II. Merbau juga terbukti tahan terhadap serangga. Kayu merbau biasanya difinishing dengan melamin warna gelap atau tua.

Kelebihan : 
  • Warna kayunya coklat gelap sehingga untuk finishing hanya menggunakan cat clear.
Kekurangan : 
  • Kayu bergetah kurang diminati, cocok untuk furniture.

6. Kayu sungkai
Dari tempat pemotongannya, kayu sungkai berukuran kecil sehingga idealnya digunakan untuk kusen saja atau digunakan untuk rangka pintu yang digabung dengan teakblock.

Kelebihan : 
  • Serat kayunya bagus.
Kekurangan : 
  • Penyusutannya besar.

7. Kayu nyatoh/Kayu jati muda
Jenis kayu nyatoh memiliki serat yang lebih indah daripada serat kayu meranti. Seratnya lurus, licin, tekstur halus, serta karakter yang mirip kayu jati. Dengan warna merah kecoklatan sedikit lebih muda dari kayu jati. Jenis ini sering disebut sebagai kayu jati muda. Banyak ditemukan di propinsi Riau. Kayu nyatoh untuk interior juga awet karena tahan dari serangan rayap.


Itulah beberapa macam jenis kayu yang dapat di jadikan sebagai bahan dasar material pintu dan jendela. Agar serat kayu pada pintu dan jendela lebih keluar atau malah tertutupi, lakukan pengecatan dibagian luar kayu dan biasanya di sebut dengan tahap finishing. Baca juga : Macam finishing untuk kayu.




loading...

Cari

Translate

Arsip Blog

loading...

Post Unggulan

Dak Bondek atau Bondex (Pelat Baja Gelombang)

Post Populer